|
Dewan Komisaris juga bertanggung jawab memberikan pendampingan kepada Direksi dalam menentukan strategi Perseroan, serta memberikan saran, nasihat, dan rekomendasi kepada Direksi terkait isu maupun permasalahan tertentu. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris bertindak secara independen.

Presiden Komisaris
F. S. Multhazar
Mayor Jendral TNI (Purn.) F. S. Multhazar adalah purnawirawan lulusan Akademi Militer Indonesia (1988) dan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (2003).Fauzambi memulai kariernya sebagai Komandan Unit di Kopassus (Komando Pasukan Khusus) pada tahun 1988, Perwira Staf Senior Rikumit, dan Komandan Distrik Militer 0719/Jepara - Komando Daerah Militer IV/Diponegoro. Ia juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Kepala Satuan Pengawas, Universitas Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI.
Fauzambi diangkat sebagai Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 28 Juli 2025. Fauzambi akan menjabat sebagai Komisaris Utama hingga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2028.

Presiden Komisaris
Muhammad Rachmat Kaimuddin
Rachmat menyandang gelar BSc dari Massachusetts Institue of Technology dan MBA dari Stanford Graduate School of Business.Rachmat memulai karier sebagai Senior Associate di Boston Consulting Group. Dia juga pernah menjabat sebagai Managing Director PT Cardig Air Services, Chief Financial Officer di PT Bosowa Corporindo, Managing Director PT Semen Bosowa Maros Vice President Baring Private Equity Asia dan Principal of Quvat
Rachmat diangkat sebagai Komisaris Perseroan pada RUPS Tahunan tanggal 21 Juni 2022. Selain itu, Rachmat juga menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia sejak 2022 hingga saat ini.

Wakil Presiden Komisaris
Emily Olson
Emily Olson adalah Chief Sustainability dan Corporate Affairs Officer di Vale Base Metals. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Vice-President, Global Strategic Relations di Freeport-McMoRan, yang bertanggung jawab mendorong inisiatif strategis global yang melibatkan pemerintah, mitra, dan berbagai organisasi eksternal.Sebelum bergabung dengan Freeport, Emily menghabiskan hampir 15 tahun bekerja di BP Amerikas Serikat dan London, terakhir sebagai Senior Vice President untuk Eropa dan Rusia yang mengelola kepentingan perusahaan BP di seluruh wilayah tersebut. Beliau meraih gelar di bidang Ilmu Politik dari Loyola University of Chicago dan gelar Magister Strategi & Diplomasi Internasional dari London School of Economics.

Komisaris
Fabio Ferraz
Lahir di Sao Paulo, 10 November 1967. Dia memegang posisi sebagai Head of Mergers And Acquisitions (M&A) and Joint Ventures, Vale S.A., sejak 2018 hingga sekarang. Sebelum bergabung dengan Vale, Fabio punya perjalanan karir yang panjang di industri perbankan yang sudah dirintisnya sejak 1994. Dia menjabat Head of Corporate & Investment Banking di Haitong Bank (2016-2018), Co-Head of Corporate & Investment Banking di Banco Pine (2013-2016), dan Managing Director untuk Investment Banking (2010-2013). Sebelumnya, dia adalah Executive Director, Head M&A LatAm Investment Banking di UBS Investment Banking (2000-2005).Pria berkebangsaan Brasil ini menyandang gelar Bachelor of Business Administration dari Fundacao Getulio Vargas (1990), serta Master of Business Administration dari University of Michigan (1994).
Fabio ditunjuk sebagai Komisaris Perseroan pada RUPS Tahunan tanggal 19 Januari 2022.

Komisaris
Kristina Gauthier
Karier Kristina Gauthier merupakan bukti pertumbuhan dan perkembangannya. Memulai karirnya sebagai Representative and Trading Assistant di Sherritt International Corporation, ia dengan cepat menaiki tangga profesional. Pengalamannya mencakup berbagai peran seperti Chief Internal Auditor, Vice President, dan Director of Marketing di Metals Sales and Feed Procurement Company, anak perusahaan Sherritt, dan puncaknya adalah President di New Providence Metals Marketing Inc., anak perusahaan lainnya.Di Vale Base Metals, pengaruh Kristina sangat signifikan. Bergabung sebagai Head of Nickel Sales West pada Juni 2021, ia segera mulai memberikan kontribusi besar terhadap inisiatif strategis perusahaan. Hasil kerjanya mendapatkan pengakuan saat ia ditunjuk sebagai Chief Commercial Officer (CCO) pada Oktober 2023, di mana ia mengawasi aspek-aspek penting dari operasi dan strategi komersial perusahaan.
Sepanjang kariernya, Kristina telah menunjukkan rekam jejak yang kuat dalam mendorong pertumbuhan bisnis, memimpin tim berkinerja tinggi, dan membina kemitraan strategis. Semangatnya terhadap inovasi, dikombinasikan dengan pengetahuan industri yang mendalam, secara konsisten memberikan hasil yang berdampak dalam lingkungan yang kompleks dan kompetitif, menginspirasi orang lain dengan pendekatannya yang berpikiran maju.

Komisaris
Christopher McCleave
Christopher McCleave adalah eksekutif senior di industri pertambangan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di berbagai perusahaan tambang global. Saat ini, ia menjabat sebagai Chief Technical Officer di Vale Base Metals, memimpin strategi pengelolaan aset, efisiensi teknis, dan pengembangan praktik pertambangan berkelanjutan.Ia pernah menduduki berbagai posisi kepemimpinan di Anglo American, Glencore, dan Rio Tinto. Christopher memiliki pengalaman luas dalam memimpin operasi tambang bawah tanah maupun terbuka, serta mengelola transformasi dan integrasi aset lintas negara.
Gelar Sarjana Teknik Pertambangan diperolehnya dari University of South Australia, dilanjutkan dengan MBA dari Deakin University, serta Magister Manajemen Internasional dari McGill University dan Lancaster University—memperkuat wawasan teknis dan strategis dalam kepemimpinannya.
Dikenal sebagai pemimpin transformasional, Christopher mengedepankan pendekatan berkelanjutan yang menyeimbangkan produktivitas, keselamatan kerja, dan tanggung jawab lingkungan. Pandangan visionernya terus mendorong inovasi dalam praktik pertambangan modern yang adaptif dan berorientasi masa depan.

Komisaris
M Jasman Panjaitan
Sosok figur Jaksa Senior dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang Hukum yang menyandang gelar Doktor Hukum dari Unviersitas Padjajaran
Jasman dipercaya untuk menjabat beberapa posisi strategis seperti Direktur Penyidikan di Kejaksaan RI pada tahun 2010 lalu dipercaya sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan RI pada 2008. Jasman juga dipercaya untuk memimpin Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Perjalanan karirnya membawa ia menduduki posisi Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan pada Kejaksaan RI sebagai garda terdepan dalam pengawasan terhadap kinerja Jaksa di seluruh Indonesia. Sampai saat ini Jasman masih diminta oleh Kejaksaan RI sebagai Widyaswara Luar Biasa pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI
Dengan rekam jejak yang solid, Jasman mendapat penugasan sebagai Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada tahun 2022. Dalam peran ini, ia bertugas memberikan advis hukum strategis dalam rangka percepatan penyelesaian masalah hukum dan memastikan sinkronisasi peraturan di sektor energi dan sumber daya mineral.

Komisaris
Edi Permadi
Edi Permadi adalah seorang profesional dengan pengalaman luas di dunia korporasi dan pemerintahan. Saat ini, beliau menjabat sebagai Komisaris di beberapa perusahaan ternama, antara lain PT Pani Bersama Jaya, PT Mitra Langgeng Prima Konstruksi, PT Pelangi Anugerah Jaya, PT Geopatra, dan PT DJOIN. Di samping itu, Edi juga mengemban peran sebagai Direktur Utama di PT J Resources Asia Pasifik Tbk dan PT Manggala Berkat Cakrawala.Sebelum memasuki bidang korporasi, Edi memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, termasuk lulus dari PPSA XXI di Lemhanas RI pada 2017. Ia juga telah menyelesaikan berbagai program kepemimpinan seperti Mastering Leadership Challenge Program di Switzerland, Pengawas Operasional Utama di ESDM Minerba Jakarta, Transformational Leadership Program di MIT Sloan USE, dan Trailblazer Leadership Program di INCO Limited Canada. Lulusan Teknik Elektro dari Universitas Indonesia, Edi memiliki keahlian khusus dalam analisis data dan pemecahan masalah.
Sebagai lulusan Teknik Elektro di Universitas Indonesia, ia memiliki keterampilan dalam menganalisis data dan pemecahan masalah.
Kiprahnya tidak hanya mencakup sektor swasta tetapi juga kontribusi berarti dalam pengelolaan sumber daya alam melalui keterlibatannya di Lemhanas RI sebagai Tenaga Profesional Sumber Kekayaan Alam.
Edi menjabat sebagai Komisaris Perseroan PT Vale Indonesia Tbk efektif per 28 Juni 2024.

Komisaris
Katherine Angela Oendoen
Katherine Angela Oendoen adalah politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai anggota DPR-RI selama dua periode (2014–2019 dan 2019–2024). Sebelumnya, Katherine menjabat sebagai Direktur Keuangan di PT Global Pacific Energy.
Katherine Angela Oendoen memulai karirnya sebagai Kepala Cabang PT Asuransi Jiwa Danamon Aetna Life, Kepala Cabang di PT Asuransi MAA, Kepala Cabang PT Asuransi Rekapital.
Katherine meraih gelar sarjana dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dwipa Wacana dan kini tengah menempuh pendidikan Magister (S2), STIE Bhakti Pembangunan.
Saat menjabat anggota DPR, fokus perhatian adalah program elektrifikasi/listrik dan tambang terutama di daerah pedalaman.

Komisaris
Shiro Imai
Shiro Imai saat ini menjabat sebagai General Manager Departemen Penjualan Nikel & Bahan Baku, Divisi Logam Non-Ferrous, Sumitomo Metal Mining Co., Ltd.Shiro Imai memulai kariernya sebagai Manajer di Manager at Nickel Sales & Raw Materials Department - Non-Ferrous Metals Division. Ia juga pernah menjabat sebagai Chairman and President, Sumitomo Metal Mining Philippine Holdings Corporation / Coral Bay Nickel Corporation / Taganito HPAL Corporation.
Shiro Imai meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Tohoku, Miyagi, Jepang.

Komisaris
Yusuke Niwa
Yusuke Niwa adalah seorang eksekutif di Sumitomo Metal Mining (SMM). Sejak Juni 2022, Yusuke juga menjabat sebagai General Manager Penjualan Nikel & Bahan Baku di SMM.Yusuke memiliki lebih dari tiga puluh tahun pengalaman dalam bisnis logam dan material non-ferrous SMM, dengan spesialisasi di bidang akuntansi, manajemen proyek, dan administrasi. Dia juga memegang jabatan penting relatif terhadap tambang tembaga Sierra Gorda di SMM di Chili.
Yusuke juga menjabat sebagai Direktur Afiliasi Perusahaan, Taganito HPAL Nickel Corporation, Coral Bay Nickel Corporation dan Nickel Asia Holdings, Inc. Beliau meraih gelar Bachelor of Science dalam Ilmu Politik dan Ekonomi dari Waseda University di Tokyo, Jepang.
Yusuke Niwa diangkat sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Vale yang berlangsung pada Selasa 21 Juni 2022.

Komisaris Independen
Rudiantara
Rudiantara, BSc., MBA memperoleh gelar Sarjana Statistik dari Universitas Padjajaran dan gelar Master of Business Administration dari PPM School of Management.Rudiantara telah menjabat di berbagai perusahaan besar di Indonesia. Pada tahun 1995, beliau diangkat sebagai Direktur Penjualan Telkomsel sebelum beliau bergabung dengan PT Excelcomindo Tbk yang didirikan pada tahun 1996 dan membawa perusahaan tersebut menjadi Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Kemudian beliau diangkat sebagai Deputy CEO Semen Gresik Indonesia, perusahaan terbuka dengan bidang usaha semen yang terbesar di ASEAN sebelum menjabat sebagai Deputy CEO PT PLN (Persero), sebuah badan usaha milik negara yang begerak di bidang pembangkit listrik, tranmisi dan distribusi.
Beliau ditunjuk sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi untuk periode 2014 – 2019 dan berhasil mengembalikan peran regulator sebagai fasilitator dan akselerator, terutama dalam hal teknologi perusahaan rintisan dan sistem pengembangan unicorn, serta menstrukturisasi Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (Public Private Partnership) untuk jaringan tulang punggung (backbone) pitalebar (broadband) nasional dan proyek-proyek Hight Throughput Satellite dengan nilai pembayaran ketersediaan lebih dari US$ 4 milliar.
Beliau menjabat sebagai Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit PT Telkom Tbk sejak tahun 2010 hingga tahun 2012, Komisaris Independen dan anggota Komite Tata Kelola dan Remunerasi PT Indosat Ooredoo Tbk sejak tahun 2012 hingga tahun 2014 dan di periode yang sama beliau juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Raja Tbk, serta CEO BATR dan Presiden Komisaris Rajawali Asia Resources. Beliau telah menjabat sebagai Presiden Komisairs GMM, sebuah perusahaan infrastrukture dan aplikasi digital serta media sejak tahun 2019; CEO Gtech Indonesia, sebuah perusahaan digital yang bergerak di bidang manajemen rantai pasokan (supply chain management) retail – divisi FMCC di Indonesia sejak awal tahun 2020; dan Managing Director Gtech Asia Pacific Pte, sebuah perusahaan digital yang bergerak di bidang manajemen rantai pasokan (supply chain management) retail – sektor FMCC di Asia sejak awal tahun 2020.
Rudiantara menduduki posisi sebagai Ketua Dewan Wali Amanat pada Universitas Padjajaran, anggota Dewan Pembina Yayasan Warisan Nilai Luhur Indonesia serta Ketua Yayasan Next Indonesia Unicorn.
Rudiantara diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan pada RUPS Tahunan tanggal 29 Juli 2020.

Komisaris Independen
Retno L.P. Marsudi
Retno L.P. Marsudi adalah seorang diplomat visioner dan advokat global yang berperan penting dalam membentuk kebijakan luar negeri Indonesia serta memperkuat posisi strategis negara di kancah internasional. Sebagai Menteri Luar Negeri perempuan pertama Indonesia (2014–2024), ia memimpin berbagai inisiatif diplomatik utama, memperjuangkan kepentingan nasional, mendorong stabilitas regional, serta mengedepankan diplomasi kemanusiaan di tingkat global.
Dengan lebih dari tiga dekade pengalaman dalam hubungan internasional, Retno telah menduduki berbagai posisi kunci, termasuk sebagai Duta Besar Indonesia untuk Belanda dan Direktur Jenderal Urusan Multilateral di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Keahliannya mencakup diplomasi multilateral, negosiasi ekonomi, dan upaya perdamaian dunia.
Lulusan Universitas Gadjah Mada di bidang Hubungan Internasional, Retno juga menempuh studi lanjutan mengenai Hak Asasi Manusia di Universitas Oslo dan Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool, memperkuat pemahamannya dalam sistem hukum internasional.
Atas kontribusi dan dedikasinya terhadap diplomasi, Retno telah menerima berbagai penghargaan nasional dan global atas kepemimpinannya, inisiatif kemanusiaan, serta komitmennya dalam kerja sama multilateral. Warisannya terus menginspirasi generasi diplomat dan pemimpin dunia di masa depan.

Komisaris Independen
Retno L.P. Marsudi
Retno L.P. Marsudi adalah seorang diplomat visioner dan advokat global yang berperan penting dalam membentuk kebijakan luar negeri Indonesia serta memperkuat posisi strategis negara di kancah internasional. Sebagai Menteri Luar Negeri perempuan pertama Indonesia (2014–2024), ia memimpin berbagai inisiatif diplomatik utama, memperjuangkan kepentingan nasional, mendorong stabilitas regional, serta mengedepankan diplomasi kemanusiaan di tingkat global.
Dengan lebih dari tiga dekade pengalaman dalam hubungan internasional, Retno telah menduduki berbagai posisi kunci, termasuk sebagai Duta Besar Indonesia untuk Belanda dan Direktur Jenderal Urusan Multilateral di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Keahliannya mencakup diplomasi multilateral, negosiasi ekonomi, dan upaya perdamaian dunia.
Lulusan Universitas Gadjah Mada di bidang Hubungan Internasional, Retno juga menempuh studi lanjutan mengenai Hak Asasi Manusia di Universitas Oslo dan Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool, memperkuat pemahamannya dalam sistem hukum internasional.
Atas kontribusi dan dedikasinya terhadap diplomasi, Retno telah menerima berbagai penghargaan nasional dan global atas kepemimpinannya, inisiatif kemanusiaan, serta komitmennya dalam kerja sama multilateral. Warisannya terus menginspirasi generasi diplomat dan pemimpin dunia di masa depan.

Komisaris Independen
Marita Alisjahbana
Marita Alisjahbana adalah seorang profesional senior di bidang manajemen risiko di Indonesia. Dengan latar belakang pendidikan dari Institut Teknologi Bandung dan University of California, Los Angeles, Marita memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di sektor manajemen risiko. Ia mengabdi selama 30 tahun di Citibank N.A., memegang berbagai posisi kepemimpinan strategis, termasuk sebagai Country Risk Manager di Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.
Pada tahun 2024, Marita dipercaya sebagai Chief Risk Officer di Indonesia Investment Authority (INA), menegaskan reputasinya sebagai salah satu profesional terkemuka dalam bidang manajemen risiko di Indonesia.

