

Selama setengah abad beroperasi di Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk tumbuh menjadi salah satu perusahaan tambang mineral terkemuka, dengan komitmen jangka panjang untuk berkontribusi positif terhadap pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Tujuan Kami
Mengapa kami hadir?
Kami hadir untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik. Bersama.
Kita percaya pertambangan penting untuk perkembangan dunia. Dan kita hanya dapat berkontribusi untuk masyarakat jika kita menghasilkan kesejahteraan bagi semua serta menjaga kelestarian bumi.
Inilah tujuan kami.
Informasi Umum Perusahaan
Nama Perusahaan
Tanggal Pendirian
Kode Saham
Tanggal Pencatatan di Bursa
Modal Dasar
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Kantor Pusat
Unit 6 & 7
Jl. Jend. Sudirman Kav. 71
Jakarta 12190 Indonesia
Tel.: +62 21 524 9000
Fax.: +62 21 524 9020
Kantor Perwakilan
Jl. Somba Opu No. 281
Makassar 90113
Sulawesi Selatan, Indonesia
Tel.: +62 411 366 9000
Fax.: +62 411 366 9020
Pabrik Pengolahan
Luwu Timur 92984
Sulawesi Selatan, Indonesia
Tel.: +62 475 332 9100
Fax.: +62 475 332 9575
Dasar Hukum Pendirian
Anggaran Dasar Perseroan disetujui Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. J.A.5/59/18 tanggal 26 Juli 1968 dan diumumkan dalam Tambahan No. 93 Berita Negara Republik Indonesia No. 62 tanggal 2 Agustus 1968.
Anggaran Dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Akta No. 123 tanggal 28 Juni 2024 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., notaris publik di Jakarta, dan telah memperoleh penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasar Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat No. AHU-AH.01.03-0165452 tanggal 28 Juni 2024 dan Akta No. 15 tanggal 5 Juli 2024 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., notaris publik di Jakarta, dan telah memperoleh penerimaan pemberitahuan dari perubahan anggaran dasar Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat No. AHU-AH.01.03-0169045 tanggal 5 Juli 2024.


Operasi dan produk PT Vale
PT Vale adalah perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan operasi utama berlokasi di Blok Sorowako, Provinsi Sulawesi Selatan. Menggunakan teknologi pirometalurgi dan peleburan, perusahaan mengolah bijih nikel laterit menjadi produk akhir berupa nikel dalam matte, dengan target produksi tahun 2024 mencapai 70.800 metrik ton. PT Vale beroperasi di bawah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang berlaku hingga 28 Desember 2035, mencakup area konsesi seluas 118.017 hektare meliputi meliputi Sulawesi Selatan (70.566 hektar), Sulawesi Tengah (22.699 hektar) dan Sulawesi Tenggara (24.752 hektar).
PT Vale tengah mengembangkan proyek Indonesia Growth Project (IGP) yang mencakup fasilitas HPAL di Pomalaa (senilai USD 4,5 miliar bersama Ford dan Huayou), Morowali (USD 2 miliar bersama GEM Co. Ltd), dan Sorowako Limonite (USD 2,3 miliar bersama Huayou). Proyek-proyek ini mendukung strategi hilirisasi nasional dan diperkirakan menciptakan lebih dari 12.000 lapangan kerja hingga akhir tahun 2025, memperkuat peran perusahaan dalam pertambangan berkelanjutan dan transisi energi global.
Perusahaan mulai menjual bijih nikel dari Blok Pomalaa pada akhir 2024 dengan kuota 200.000 metrik ton, diikuti dengan dimulainya operasi penambangan dan penjualan bijih saprolit dari Blok Morowali, Sulawesi Tengah, pada pertengahan 2025 untuk pasar domestik.

Kepemilikan Saham
Dalam struktur kepemilikan saat ini, MIND ID (Mineral Industri Indonesia), holding industri pertambangan milik negara, memiliki 34% saham di PT Vale. Sementara itu, Vale Canada Ltd. (VCL), anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Vale Base Metals (VBM) Ltd., memegang 33,9% saham. MIND ID dan VCL/VBM secara bersama mengendalikan PT Vale melalui keterwakilan di Dewan Direksi serta memberikan dukungan konsultatif kepada dewan dan tim operasional PT Vale.
Sumitomo Metal Mining Co. Ltd., perusahaan pertambangan terdiversifikasi asal Jepang, memiliki 11,5% saham di PT Vale.
Sekitar 20,6% saham PT Vale dimiliki oleh publik melalui Bursa Efek Indonesia.
Briefing Book


