Konstruksi besi di salah satu lokasi Vale. Konstruksi besi di salah satu lokasi Vale.
Seorang pria yang tersenyum berpose untuk berfoto dengan mengenakan rompi, helm, dan seragam Vale.
Foto: Vale
Seorang wanita yang lembut dengan helm, hijab dan baju terusan Vale dengan tangan disilangkan di depan dada berpose untuk berfoto.
Foto: Vale

Selama setengah abad beroperasi di Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk tumbuh menjadi salah satu perusahaan tambang mineral terkemuka, dengan komitmen jangka panjang untuk berkontribusi positif terhadap pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Tujuan Kami

Mengapa kami hadir?

Kami hadir untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik. Bersama.

Kita percaya pertambangan penting untuk perkembangan dunia. Dan kita hanya dapat berkontribusi untuk masyarakat jika kita menghasilkan kesejahteraan bagi semua serta menjaga kelestarian bumi.

Inilah tujuan kami.

Grupo de pessoas Play
Botão de play

Sekilas PT Vale Indonesia

Informasi Umum Perusahaan

Nama Perusahaan

PT Vale Indonesia Tbk

Tanggal Pendirian

25 Juli 1968

Kode Saham

INCO

Tanggal Pencatatan di Bursa

16 Mei 1990 pada Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta)

Modal Dasar

39.745.354.880 saham, dengan nilai nominal IDR25 per saham.

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

10.539.784.534 saham, dengan nilai nominal IDR25 per saham.

Kantor Pusat

Sequis Tower, 20th Floor
Unit 6 & 7
Jl. Jend. Sudirman Kav. 71
Jakarta 12190 Indonesia
Tel.: +62 21 524 9000
Fax.: +62 21 524 9020

Kantor Perwakilan

Makassar, Sulawesi Selatan
Jl. Somba Opu No. 281
Makassar 90113
Sulawesi Selatan, Indonesia
Tel.: +62 411 366 9000
Fax.: +62 411 366 9020

Pabrik Pengolahan

Main Office Plant Site Sorowako
Luwu Timur 92984
Sulawesi Selatan, Indonesia
Tel.: +62 475 332 9100
Fax.: +62 475 332 9575

Dasar Hukum Pendirian

Perseroan didirikan berdasarkan Akta No.49 tanggal 25 Juli 1968 yang dibuat di hadapan Notaris Eliza Pondaag, notaris publik di Jakarta.

Anggaran Dasar Perseroan disetujui Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. J.A.5/59/18 tanggal 26 Juli 1968 dan diumumkan dalam Tambahan No. 93 Berita Negara Republik Indonesia No. 62 tanggal 2 Agustus 1968.

Anggaran Dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Akta No. 123 tanggal 28 Juni 2024 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., notaris publik di Jakarta, dan telah memperoleh penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasar Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat No. AHU-AH.01.03-0165452 tanggal 28 Juni 2024 dan Akta No. 15 tanggal 5 Juli 2024 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., notaris publik di Jakarta, dan telah memperoleh penerimaan pemberitahuan dari perubahan anggaran dasar Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat No. AHU-AH.01.03-0169045 tanggal 5 Juli 2024.

Operasi dan produk PT Vale

PT Vale adalah perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan operasi utama berlokasi di Blok Sorowako, Provinsi Sulawesi Selatan. Menggunakan teknologi pirometalurgi dan peleburan, perusahaan mengolah bijih nikel laterit menjadi produk akhir berupa nikel dalam matte, dengan target produksi tahun 2024 mencapai 70.800 metrik ton. PT Vale beroperasi di bawah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang berlaku hingga 28 Desember 2035, mencakup area konsesi seluas 118.017 hektare meliputi meliputi Sulawesi Selatan (70.566 hektar), Sulawesi Tengah (22.699 hektar) dan Sulawesi Tenggara (24.752 hektar).

PT Vale tengah mengembangkan proyek Indonesia Growth Project (IGP) yang mencakup fasilitas HPAL di Pomalaa (senilai USD 4,5 miliar bersama Ford dan Huayou), Morowali (USD 2 miliar bersama GEM Co. Ltd), dan Sorowako Limonite (USD 2,3 miliar bersama Huayou). Proyek-proyek ini mendukung strategi hilirisasi nasional dan diperkirakan menciptakan lebih dari 12.000 lapangan kerja hingga akhir tahun 2025, memperkuat peran perusahaan dalam pertambangan berkelanjutan dan transisi energi global.

Perusahaan mulai menjual bijih nikel dari Blok Pomalaa pada akhir 2024 dengan kuota 200.000 metrik ton, diikuti dengan dimulainya operasi penambangan dan penjualan bijih saprolit dari Blok Morowali, Sulawesi Tengah, pada pertengahan 2025 untuk pasar domestik.
 

Kepemilikan Saham

Dalam struktur kepemilikan saat ini, MIND ID (Mineral Industri Indonesia), holding industri pertambangan milik negara, memiliki 34% saham di PT Vale. Sementara itu, Vale Canada Ltd. (VCL), anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Vale Base Metals (VBM) Ltd., memegang 33,9% saham. MIND ID dan VCL/VBM secara bersama mengendalikan PT Vale melalui keterwakilan di Dewan Direksi serta memberikan dukungan konsultatif kepada dewan dan tim operasional PT Vale.

Sumitomo Metal Mining Co. Ltd., perusahaan pertambangan terdiversifikasi asal Jepang, memiliki 11,5% saham di PT Vale.

Sekitar 20,6% saham PT Vale dimiliki oleh publik melalui Bursa Efek Indonesia.

Briefing Book